Jumat, 12 November 2010

cara setting jaringan warnet

cara setting jaringan warnet ( speedy )

Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.

—– more —–

Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

gbr-1.jpg

Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :

  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core

  • Ram : 1 Ghz

  • Harddisk : 160 GB

  • NIC / LAN Card : 10/100 Mbps

  • Drive : DVD / CD Writer

  • Spesifikasi lain : Optional

b. Software :

  • Windows XP SP2

  • Bandwith Controller / Manager

  • Billing System, dll

  • Anti Virus

  • Firewall

  • Anti Spyware, Malware, Adware

2. PC Client
a. Hardware :

  • MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz

  • Ram : 512 MB

  • Harddisk : 40 Ghz

  • VGA Card : Optional untuk Game

b. Software :

  • Windows XP SP2

  • Browsing Tools :

1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera

  • Chatting Tools :

1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ

  • Game Online, Example:

1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb

  • Adobe Reader (Free)

  • WinZip

  • WinRar

  • Anti Virus (AVG Free Recommended)

  • Winamp (Free)

  • ACD See (Optional)

  • Microsoft Office (Optional)

  • Billing System, dsb

Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.

3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .

Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System

gbr-5.jpg

b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.

gbr-6.jpg

c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.

gbr-7.jpg

ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.

gbr-8.jpg

iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.

gbr-91.jpg

iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.

2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now

gbr-10.jpg

c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.

gbr-11.jpg

Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.

gbr-12.jpg

2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.

gbr-13.jpg

4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).

gbr-14.jpg

Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).

gbr-15.jpg

gbr-16.jpg

2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.

gbr-17.jpg

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.

gbr-18.jpg

4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).

gbr-19.jpg

5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.

gbr-20.jpg

6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.

gbr-21.jpg

7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.

gbr-22.jpg

8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.

gbr-23.jpg

9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.

gbr-24.jpg

gbr-25.jpg

Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

50 Tanggapan untuk posting ini.

Bangun warnet 24 klien

PROPOSAL WARNET-CAFÉ
       
      BAB I
 PENDAHULUAN 

1. Latar Belakang

 Dengan semakin dekatnya era globalisasi/perdagangan bebas, dimana jarak tidak merupakan hambatan, komunikasi akan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, maka perlu suatu alat yang dapat mendukung kearah itu, salah satunya dengan internet.  Internet merupakan sarana untuk dapat mengembangkan komunikasi dan transaksi dengan dunia luar, baik dengan dunia bisnis maupun mitra kerja. Disamping itu internet juga merupakan salah satu sarana praktek untuk memperkenalkan publik dengan dunia teknologi maju dan sebagai media untuk pengajaran. Internet bukan hanya membuka wawasan regional tetapi sudah go internasional dengan pulsa lokal, biarpun berkomunikasi dengan luar negeri. Disamping sebagai alat media bisa juga, surat menyurat (email), berbicara dengan orang lain (teleconference), dan saling tukar pikiran (chatting), maka sekarang ini sudah harus ada fasilitas tersebut yang biasa disebut dengan warnet.  
2. Maksud dan Tujuan
 Tujuan proposal ini adalah dapat memberikan gambaran umum dari usaha untuk membuka warnet café 24 Jam. Yaitu sebuah warnet yang bergabung dengan cafe, sehingga memberikan kenyamanan yang lebih dari sebuah warnet. Target dari warnet-cafe ini adalah untuk semua kalangan masyarakat yang membutuhkan fasilitas internet.         
BAB II 
ISI 

1.  Jasa yang Disediakan Warnet-Cafe
 a)

Internet b)

Print/Cetak dokumen/Gambar c)

Rental komputer d)

Copy data ke CD e)

Scan gambar menjadi file f)

Penjualan makanan dan minuman (cafe) g)

Aksesoris komputer (Flashdisk, CD-R/CD-RW, headset, webcam, mouse) *) h)

Fasilitas tempat parkir, toilet, mic, headset, webcam *) i)

Keamanan untuk parkir j)

VIP Room
k)

Smoking Room
  
2.  Faktor Pendukung Pada Warnet-Cafe 
a)

Lokasi yang strategis di dekat Universitas Diponegoro Semarang karena cocok dengan kawasannya yang sangat terpengaruh bidang IT dan juga daerah mawasiswa/i yang mempunyai banyak keperluan dengan komputer/internet.  Lokasi juga cukup dekat dekat dengan daerah kost-kostan mahasiswa/i. b)

Fasilitas yang dimiliki lengkap c)

Bandwidth (jalur internet keluar dan dalam negeri) yang cepat dan lancar.  
3.  Langkah-langkah Kerja 
a)

 Mengajukan proposal untuk dana pembuatan warnet b)

Setelah disetujui dana telah tersedia dikeluarkan untuk :


Sewa gedung


Dekorasi dan Renovasi ruangan untuk warnet-cafe


Pembelian kursi, meja dan bantal sofa warnet-cafe


Pembelian perangkat komputer


Pembelian peralatan yang diperlukan untuk cafe (alat masak) 

Pembelian peralatan yang diperlukan untuk jaringan, internet


Install komputer dan uji coba


Install Billing dan laporan warnet


Mengadakan Soft Opening saat awal pembukaan dengan berbagai macam bentuk promosi


Promosi dengan menyebarkan selebaran, mulut-ke-mulut, via internet, forum


Mengadakan Event pada hari-hari besar


Mengadakan ‘Special Price’ pada makanan/mi
numan pada hari-hari tertentu dan jam tertentu


Membuat ID card yg dapat berubah menjadi VIP card yang dapat berguna untuk internet di ruangan VIP dengan fasilitas yang lebih bagus dan nyaman sehingga para pengguna terus kembali berdatangan c)

Mengendalikan situasi keadaan WarnetCafe yang ramai agar terus tetap ramai. d)

Menyewa Akuntan untuk mengelola keuangan dengan baik e)

Menjaga kenyamanan WarnetCafe agar para pengguna nyaman dan datang kembali f)

Menjaga kebersihan WarnetCafe agar para pengguna merasa nyaman dan datang kembali g)

Menjaga keamanan WarnetCafe agar para pengguna merasa aman h)

Memeriksa seluruh keadaan komponen komputer tiap kurun waktu tertentu i)

Setiap hari operator membukukan dan melaporkan ke manager warnet pemasukan dan pengeluaran Setiap minggu diadakan pengecekan dan pembelian disket,kertas dan lain lain j)

Setiap bulan manager membuat laporan bulanan pendapatan warnet kepada pemilik warnet Manager bertanggung jawab penuh akan kegiatan yang dilakukan dan melaporkan kepada pemilik warnet                    
BAB III
Rencana Anggaran
No.

Uraian

Kuantitas

Harga Satuan

Jumlah

1.

Perangkat Keras

a.

Komputer

b.

UPS 600 VA

c.

Printer Warna

d.

Printer Billing

e.

HUB Jaringan 24 Hub

f.

Kabel Jaringan

g.

RJ45

h.

Router


26 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

2 Unit

1 Gulung

1 Kotak

2 Unit


Rp. 4.500.
000

Rp.    550.000

Rp.    900.000

Rp.    800.000

Rp.    700.000

Rp.    300.000

Rp.    100.000

Rp.    300.000


Rp. 117.000.000

Rp.         550.000

Rp.         900.000

Rp.         800.000

Rp.     1. 400.000

Rp.         300.000

Rp.         100.000

Rp.       

600.000

2.

Peralatan Warnet

a.

AC Split 1 PK

b.

Kamera Sekuriti

c.

Meja Lesehan Warnet

d.

Kursi Billing

e.

Bantal Sofa Warnet

f.

OS Windows XP

g.

Sound System


4 Unit

4 Unit

25 Buah

2 Buah

48 Buah

25 Unit

2 Unit


Rp. 2.000.000

Rp.     300.000

Rp.     200.000

Rp.     250.000

Rp.      45.000

Rp.    800.000

Rp.    500.000


Rp.    8.000.000

Rp.    1.200.000

Rp.    4.800.000

Rp.       500.000

Rp.    2.160.000

Rp.  20.000.000

Rp.    1.000.000

3.

Peralatan Cafe

a.

Meja Segitiga

b.

Kursi Cafe

c.

Kompor Gas

d.

Peralatan makan
(sendok,garpu,pisau
,

sumpit,piring,mangkok)

e.

Peralatan masak
(panci,penggorengan,
spatula, teko, saringan)


5 Buah

15 Buah

2 Unit


1 Set



1 Set


Rp. 200.000

Rp. 100.000

Rp. 250.000


Rp. 1.000.000



Rp. 1.000.000


Rp. 1.000.000

Rp. 1.500.000

Rp.     500.000


Rp. 1.000.000



R
p. 1.000.000

4.

Gedung Warnet
-
Cafe

a.

Sewa gedung bertingkat 2,
luas ±200m²

b.

Sekat Warnet

c.

Pintu, dan kaca warnet
-
cafe

d.

Biaya tak terduga


2 Tahun
Pertama


24 Unit

1 Set




Rp. 30.000.000



Rp. 50.000

Rp. 1.000.000


Rp. 5.000.000


Rp. 60.000.000



Rp.   1.200.0
00

Rp.   1.000.000


Rp.   5.000.000
 Jumlah

Rp. 230.510.000

   
Perkiraan Pendapatan dan Biaya(cash flow) Warnet-Cafe 
A.

Beban Biaya Bulanan

Perhitungan

Jumlah

1.

Biaya Tetap

a.

Biaya Listrik

b.

Biaya Provider Internet

c.

Teknisi

d.

Gaji Operator

e.

Gaji Cleaning Serv
ice

f.

Gaji Keamanan

g.

Gaji Koki

h.

Biaya Maintenance

i.

Pembelian Bahan Makanan
(Indomie, Telor, Sayuran,
Bumbu
-
bumbu)

j.

Pembelian Bahan Minuman
(Kopi, teh, gula, susu)


Rp. 4.000.000

Rp. 4.000.000

Rp.700.000

2 x Rp. 500.000

2 x Rp. 300.000

2 x Rp. 300.000

2 x Rp. 500
.000

Rp. 500.000

Rp. 300.000



Rp. 150.000


Rp. 4000.000

Rp. 4000.000

Rp.700.000

Rp. 1.000.000

Rp.     600.000

Rp.     600.000

Rp. 1.000.000

Rp.     500.000

Rp.    300.000



Rp.    150.000

Jumlah

Rp. 8.150.000

 
B.

Pendapatan

Perhitungan

Jumlah

1.

Jasa
Akses Internet

24 Unit x 10 Jam x Rp.4000/Jam x 30

Rp. 28.800.000

2.

Jasa Scan Gambar

Rp. 1.500/Scan

Rp. ................

3.

Jasa Print Out

Rp. 1.000/lembar Hitam/Putih

Rp. 1.500/lebar Warna

Rp. ................

4.

Penghasilan Cafe


Rp. ................

Jumlah

Rp. 28.800.000

  
C.

Perolehan Laba Usaha

                    
Jumlah

1.

Pendapatan/Bulan

Rp. 28.800.000

2.

Biaya/Bulan : Rp.   8.150.000

Laba Bersih : Rp. 20.650.000

  Dari Laba bersih
Rp. 20.650.000
per bulan,  jika dalam 1 tahun = 12 x Rp 20.650.000 =
Rp. 247.800.000
 maka dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun(belum termasuk penghasilan Cafe) sudah dapat kembali modal dan sisanya bisa untuk sewa gedung di tahun berikutnya.  Jika modal didapat dari kredit Bank maka Beban Biaya Bulanan akan ditambah dengan biaya kredit dan bunga. Selain itu selaku warga negara yang baik, didalam biaya bulanan kita juga akan membayar pajak penghasilan yaitu 15% dari total penghasilan. 
BAB IV
 
PENUTUP
  Demikianlah data-data ini kami buat sebagai suatu acuan dalam pembuatan dan pengelolaan warnet-cafe dan juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pemilik modal dan pihak yang ingin bekerjasama untuk menanamkan modal sebagai bimbingan teknis dalam pengelolaan warnet-cafe nantinya.   Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan Berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.   Semarang, 03 Juli 2009     Manager Imzers.org

Selasa, 07 September 2010

╔══╗ ♥ ♫ ♥
║██║ ♫ ♥ ♫
║(O)║ ♥ BLINK 182 ♥
╚══╝

Playlist :
FOREVER
█ ▄ █ ▄ ▄ █ ▄ █ ▄ █
Min- - - - - - - - - - - -● - Max
► Play